TIMES BANJAR, BANJAR – Pemerintah Kota Banjar menggandeng investor untuk penataan infrastruktur kota, khususnya penataan kabel optik dan PJU (Penerangan Jalan Umum).
Kerja sama ini menggunakan skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha) dan fokus pada dua sektor utama, yaitu efisiensi PJU dan penertiban kabel fiber optik.
Hal ini diungkap Kepala Diskominfo Kota Banjar, Asep Mulyana, yang menyebut bahwa ada dua proposal kerja sama yang diajukan oleh pihak investor (CV. Lintas Satu Visi) melalui skema KPBU.
"Investor akan melakukan investasi di sektor penataan dan penertiban jalur telekomunikasi udara dengan konsep tanam, sehingga pemasangan jaringan telekomunikasi tidak mengganggu keindahan tata ruang kota," jelas Asep Mulyana seusai rapat pertemuan di Setda, Rabu (14/1/2026).
Ditegaskannya, pengerjaan proyek ini tidak akan membebani APBD karena biayanya murni menggunakan modal investasi dari pihak ketiga atau investor. "Kegiatan ini tanpa melibatkan APBD untuk saat ini. Karena memang 100 persen biayanya dari investor," katanya.
Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan daya listrik PJU dan meningkatkan keindahan tata ruang kota. PJU akan menggunakan lampu LED yang dapat menurunkan daya listrik hingga 80 persen.
Direktur CV. Lintas Satu Visi, Ahmad Taufik Hidayat, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengelolaan lampu PJU dengan cara mengganti lampu PJU yang selama ini masih konvensional menggunakan lampu LED. "Selisih efisiensi daya listrik akan digunakan untuk biaya pengelolaan," ungkapnya.
Penataan kabel jaringan telekomunikasi juga diharapkan dapat meningkatkan keindahan tata ruang kota. Pihak investor akan menyediakan fasilitas bawah tanah guna mengalihkan kabel optik dari udara ke darat. (*)
| Pewarta | : Sussie |
| Editor | : Faizal R Arief |