Dorong Kota Banjar Jadi Tujuan Wisata, Pawai Alegoris 2026 Usung Tema 'Ngigelan Jaman
Kegiatan ini dirancang bukan sekadar hiburan visual, melainkan penggerak utama denyut ekonomi masyarakat.
BANJAR – Pemerintah Kota Banjar (Pemkot Banjar) menegaskan komitmennya dalam membangkitkan perputaran ekonomi warga melalui penyelenggaraan Pawai Alegoris 2026. Mengusung tema 'Ngigelan Jaman, Motekar Pikeun Masagi'.
Kegiatan ini dirancang bukan sekadar hiburan visual, melainkan penggerak utama denyut ekonomi masyarakat.
Mewakili Pemkot Banjar, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Banjar, H. Kaswad menyampaikan bahwa di tengah tantangan ekonomi dan tekanan daya beli masyarakat, kota tidak boleh tinggal diam.
Pawai Alegoris hadir membawa ruang kebahagiaan sekaligus peluang usaha riil bagi sektor UMKM, pedagang kaki lima, hingga pelaku jasa kreatif.
"Motekar adalah cara, Masagi adalah tujuan. Motekar berarti keberanian mencari jalan dan peluang di tengah keterbatasan, sementara Masagi adalah wujud masyarakat dan kota yang tangguh, berdaya, serta berkarakter," tegas H. Kaswad.
Transformasi Branding: Gateway, Epicentrum dan Hub
Pawai Alegoris 2026 menjadi pemantik awal dari gagasan transformasi skala besar Kota Banjar.
Pemkot Banjar berupaya mengikis citra Banjar yang selama ini hanya dikenal sebagai kota transit (perlintasan) menjadi kota tujuan melalui tiga pilar strategis:
- Banjar Gateway: Mengubah posisi geografis perlintasan menjadi pintu masuk yang memikat pengunjung untuk berhenti, berbelanja, dan berinvestasi.
- Banjar Epicentrum: Menjadikan Banjar sebagai pusat denyut kegiatan ekonomi kreatif, event budaya, komunitas, dan transaksi UMKM.
- Banjar Hub: Memperkuat peran Banjar sebagai simpul penghubung arus manusia, barang, jasa, dan peluang bisnis antarwilayah di sekitarnya.
Penguatan dari Tingkat Keluarga
Selain pergerakan di jalanan, semangat motekar ditanamkan hingga ke unit terkecil masyarakat melalui sinergi bersama Tim Penggerak PKK Kota Banjar lewat gerakan 'MOTEKAR SNAP'.
Langkah ini menggarisbawahi pentingnya ketahanan dan kreativitas berbasis keluarga sebagai fondasi utama pembangunan kota.
Melalui sinergi antara semangat kreativitas warga dan kepemimpinan pemerintah yang adaptif, Pawai Alegoris 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai parade sesaat, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Banjar. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.