Volume Kendaraan di Jalur Banjar-Pangandaran Tembus 27 Ribu, Polisi Siapkan Rekayasa di Simpang Tanjungsukur
Volume kendaraan di Kota Banjar tembus 27.847 unit dalam 24 jam, didominasi sepeda motor dan mobil pribadi. Petugas siaga antisipasi lonjakan akhir pekan menuju Pangandaran.
BANJAR – Arus lalu lintas yang menghubungkan wilayah Jawa Tengah, Ciamis, dan destinasi wisata Pangandaran mulai menunjukkan peningkatan signifikan.
Berdasarkan data terbaru per 23 Maret 2026 dari bidang Lalulintas Dinas Perhubungan Kota Banjar tercatat sebanyak 27.847 kendaraan melintasi jalur utama Kota Banjar dalam kurun waktu 24 jam.
Dominasi Kendaraan Pribadi
Kabid Lalin Dishub Kota Banjar, Wardoyo, mengungkapkan bahwa pergerakan kendaraan didominasi oleh pemudik dan wisatawan yang menggunakan kendaraan pribadi.
"Total volume kendaraan dari dua arah mencapai 27.847 unit. Dari jumlah tersebut, sepeda motor masih menjadi yang terbanyak dengan persentase 53,25% (14.828 unit), disusul mobil pribadi sebesar 44,32% (12.341 unit)," ujar Wardoyo dalam keterangannya, Selasa (24/3/2026).
Secara rinci, kendaraan yang masuk dari arah Jawa Tengah tercatat sebanyak 14.574 kendaraan, sementara dari arah Barat (Ciamis, Tasik, Garut, Bandung) berjumlah 13.273 kendaraan.
Antisipasi Kepadatan di Akhir Pekan
Di lapangan, petugas kepolisian yang berjaga di Pos Pengamanan Tanjungsukur terus memantau pergerakan arus wisata menuju Pangandaran.
Bripda Wonder Boi Royal Manihuruk melaporkan bahwa meski volume kendaraan tinggi, situasi saat ini masih terkategori ramai lancar.
"Saat ini arus dari Pangandaran menuju Banjar maupun sebaliknya terpantau ramai lancar. Namun, kami memprediksi akan terjadi lonjakan besar pada akhir pekan ini, terutama arus dari arah selatan (Pangandaran) menuju Ciamis," jelas Bripda Wonder Boi.
Rekayasa Lalu Lintas "Belok" Kiri
Guna mencegah terjadinya kemacetan total atau "stagnansi" di titik-titik krusial, pihak kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di perempatan Simpang 4 Tanjungsukur.
"Jika terjadi kepadatan, arus di Simpang Tanjungsukur akan kita 'belokan' atau arahkan ke kiri semua. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan di tengah persimpangan yang dapat menutup arus lalu lintas secara keseluruhan," tambah Bripda Wonder Boi.
Petugas mengimbau para pengendara untuk tetap waspada dan mengikuti arahan personel di lapangan demi menjaga kelancaran dan kenyamanan bersama selama masa arus balik dan wisata ini. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.