Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam di Cikoronjo, BPBD Kota Banjar: Ditemukan Mengambang Sejauh 18 Km
Korban tenggelam di Cikoronjo, Abdul Haris (42), ditemukan meninggal setelah 2 hari pencarian. Tim gabungan BPBD, Basarnas, dan Tagana temukan jenazah di Sungai Citanduy.
BANJAR – Upaya pencarian intensif korban tenggelam di Cikoronjo yang dilakukan tim gabungan BPBD Kota Banjar, Basarnas, dan Tagana selama dua hari akhirnya membuahkan hasil.
Korban, Abdul Haris (42) yang dilaporkan hilang di aliran Sungai Citanduy usai mobil Towing yang dikendarainya terjun ke Sungai berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada hari kedua pencarian, tepatnya di daerah Baregbeg, sebelum penyeberangan Cikoronjo, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis.
Kalak BPBD Kota Banjar, Ruhimat, melalui Kasi Darlog, Yudi Andiana, mengonfirmasi penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa jenazah ditemukan oleh tim dalam posisi mengambang di aliran sungai sekitar pukul 13.49 WIB.
Kronologi Penemuan
Menurut Yudi, lokasi penemuan korban berada cukup jauh dari titik awal kejadian (TKM). Medan sungai yang luas membuat tim harus bekerja ekstra melakukan penyisiran.
• Lokasi Penemuan: Daerah Baregbeg, sebelum penyeberangan Cikoronjo.
• Jarak: Kurang lebih 18 kilometer dari titik awal keberadaan korban.
• Kondisi: Korban ditemukan mengambang di aliran Sungai Citanduy setelah dilakukan pencarian selama dua hari.
Skema Pencarian Tim Gabungan
Pencarian ini melibatkan koordinasi ketat antar lembaga. Pada hari pertama, penyisiran difokuskan dari titik awal hingga Jembatan Dobo.
Pada hari kedua, strategi diperluas dengan mengerahkan empat unit perahu. "Dua perahu di TKP awal dan dua perahu di bawah Jembatan Dobo. Setelah waktu zuhur, kami melanjutkan penyisiran ke arah Cikoronjo hingga akhirnya korban ditemukan," ungkap Yudi, Kamis (2/4/2026).
Sinergi Potensi SAR
Keberhasilan operasi SAR ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, di antaranya:l BPBD Kota Banjar & BPBD Kabupaten Ciamis,
Basarnas Tasikmalaya, Tagana Kota Banjar & Kabupaten Ciamis, dan Orari & Rapi.
Setelah dievakuasi, jenazah langsung ditangani sesuai prosedur sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
"Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian di Sungai Citanduy resmi dinyatakan ditutup. Tim gabungan pun telah kembali ke satuan masing-masing untuk beristirahat," tutup Yudi Andiana. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.