Diduga Akibat Sakit Kronis, Warga Mekarsari Kota Banjar Ditemukan Meninggal di Kos
Polisi saat mengevakuasi korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. (Foto: Istimewa)

Diduga Akibat Sakit Kronis, Warga Mekarsari Kota Banjar Ditemukan Meninggal di Kos

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga kuat meninggal dunia akibat penyakit paru kronis yang dideritanya.

TIMES Banjar,Rabu 8 April 2026, 21:31 WIB
2.8K
S
Sussie

BANJARMasyarakat Lingkungan Cimenyan, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar Kota Banjar mendadak gempar.

Seorang warga bernama Teguh (49), warga RT 04 RW 05, ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya pada Rabu (8/4/2026) sekira pukul 19.45 WIB.

Kapolsek Banjar, AKP Yudi Ristiyanto, S.H., membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban diduga kuat meninggal dunia akibat penyakit paru kronis yang dideritanya.

Kronologi Kejadian

Sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui sedang menjalani pengobatan.

Korban sempat diantarkan oleh seorang tukang ojek ke rumah sakit untuk memeriksakan kesehatannya. Dari hasil pemeriksaan dokter, kondisi Teguh dinyatakan cukup serius sehingga ia disarankan untuk segera menjalani rawat inap (opname).

"Pihak keluarga sebenarnya  sudah merencanakan untuk membawa korban ke RSUD besok pagi guna menjalani perawatan intensif," beber AKP Yudi.

Nahas, sebelum rencana tersebut terlaksana, Kapolsek Banjar ini menyebut korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar kosnya pada Rabu malam ini.

Pernyataan Kapolsek

Kapolsek Banjar, AKP Yudi Ristiyanto, S.H., menyampaikan rasa duka citanya atas kejadian ini. Ia juga memastikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.

"Rencananya, berdasarkan keterangan keluarga, korban akan diantarkan oleh saudaranya ke RSUD besok untuk menjalani rawat inap. Namun, takdir berkata lain, korban ditemukan meninggal dunia malam ini sekitar pukul 19.45 WIB," ujar AKP Yudi.

Teka-teki mengenai penyebab kematian Teguh yang ditemukan warga sudah dalam keadaan meninggal dunia akhirnya terjawab.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar (visum) yang dilakukan oleh tim forensik, tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana atau kekerasan pada tubuh korban.

Dokter Spesialis Forensik, dr. Hendrik, menyatakan bahwa pihaknya telah merampungkan pemeriksaan fisik luar terhadap jenazah tersebut. Ia menegaskan bahwa kondisi tubuh korban masih dalam keadaan utuh tanpa adanya luka-luka mencurigakan.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan luar secara menyeluruh. Hasilnya, tak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau hal-hal yang mencurigakan pada tubuh jenazah," ujar dr. Hendrik saat memberikan keterangan kepada media.

Penyebab Kematian Diduga Penyakit Lebih lanjut, dr. Hendrik menjelaskan bahwa penyebab kematian pria tersebut kuat dugaan berasal dari kondisi kesehatan internal.

Berdasarkan sisa-sisa gejala klinis yang ditemukan saat pemeriksaan, korban diperkirakan meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.

"Kemungkinan besar penyebab kematiannya adalah penyakit, bisa karena faktor kelelahan atau penyakit kronis yang memang sudah diderita sebelumnya," tambahnya.

Waktu Kematian dan Penyerahan Jenazah

Terkait estimasi waktu kematian, tim forensik memperkirakan korban mengembuskan napas terakhir sekitar 4 hingga 6 jam sebelum dilakukan pemeriksaan medis.

Indikasi ini diperkuat dengan kondisi jenazah yang masih segar dan belum menunjukkan tanda-tanda pembusukan.

Setelah proses pemeriksaan selesai, pihak medis langsung melakukan serah terima jenazah kepada pihak keluarga. Keluarga korban menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan keberatan untuk dilakukan tindakan otopsi lebih lanjut.

"Karena keluarga sudah menerima dan hasil pemeriksaan luar juga sudah jelas, jenazah langsung kami serahkan untuk dibawa ke rumah duka agar dapat segera dimakamkan," pungkas dr. Hendrik.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah telah ditangani oleh pihak medis dan kepolisian untuk prosedur lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. Situasi di sekitar lokasi penemuan saat ini terpantau kondusif. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Sussie
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banjar, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.