TIMES BANJAR, BANJAR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjar menggelar panen raya serentak bersama seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Indonesia, Kamis (15/1/2026).
Disampaikan Kalapas Banjar, Tutut Prasetyo melalui Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasibinadik dan Giatja), Rilo Restu Prambudi, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembinaan warga binaan di bidang pertanian dan perikanan.
"Kegiatan panen raya ini bertujuan untuk memberikan pembekalan keterampilan pertanian kepada warga binaan sebagai bekal hidup mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat," tutur Rilo.
Ditambahkannya, sebagian hasil panen juga disumbangkan kepada masyarakat yang terdampak musibah bencana alam di berbagai daerah di Indonesia.
Kasibinadik dan Giatja menegaskan bahwa Lapas Banjar akan mewujudkan komitmennya untuk terus menyelenggarakan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan, guna mendukung proses reintegrasi sosial dan mewujudkan tujuan sistem pemasyarakatan yang humanis dan produktif.
Pelaksanaan panen raya ini merupakan bagian dari implementasi pembinaan warga binaan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan serta Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pembinaan dan Pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan, juga 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 yakni Kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur.
Panen raya ini diikuti oleh Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, yang diwakili oleh Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja (Kasibinadik dan Giatja), Rilo Restu Prambudi, beserta jajaran. Kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjar dan pejabat terkait lainnya. (*)
| Pewarta | : Sussie |
| Editor | : Faizal R Arief |