Pemohon Membludak, Disdukcapil Kota Banjar Layani Adminduk Meski Terkendala
Kantor pelayanan Disdukcapil membludak pasca lebaran (Foto: Susi/TIMES Indonesia)

Pemohon Membludak, Disdukcapil Kota Banjar Layani Adminduk Meski Terkendala

Antusiasme ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen kependudukan sebagai dasar akses seluruh pelayanan publik.

TIMES Banjar,Jumat 27 Maret 2026, 17:00 WIB
1K
S
Sussie

BANJARDinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Disdukcapil Kota Banjar mencatat lonjakan signifikan jumlah pemohon administrasi kependudukan (adminduk) usai libur cuti bersama Idulfitri.

Tercatat, dalam kurun waktu dua hari terakhir, petugas berhasil melayani hingga 600 pemohon.

Kepala Disdukcapil Kota Banjar, Heri Safari menyatakan bahwa antusiasme ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen kependudukan sebagai dasar akses seluruh pelayanan publik.

Layanan Keliling dan Peningkatan Pemohon

Faktor mudik lebaran disinyalir menjadi pemicu utama warga berbondong-bondong mengurus dokumen, mulai dari pembuatan KTP elektronik (KTP-el) bagi pemula, perubahan status perkawinan, hingga pindah alamat.

"Hari Rabu kemarin kami melayani sekitar 250 pemohon di kantor induk. Selain itu, melalui program 'Kamis Berdaya', kami jemput bola ke Kecamatan Langensari dan menyelesaikan 150 permohonan. Total hingga Jumat ini, ada sekitar 600 pemohon yang terlayani," ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Prioritas Blanko KTP-el

Terkait ketersediaan logistik, pihak dinas mengaku harus melakukan manajemen ketat terhadap stok blanko KTP-el. Saat ini, prioritas pencetakan diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan atau kehilangan dokumen.

"Kami harus mengatur penggunaan blanko. Jika hanya untuk ganti foto tanpa alasan mendesak, kami tunda dulu. Kami prioritaskan untuk KTP yang rusak parah, hilang, atau buat pemula," jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa perubahan status dari PNS menjadi ASN secara massal di dokumen kependudukan belum bisa dilakukan. Hal ini disebabkan belum adanya aturan teknis yang jelas dari pemerintah pusat serta keterbatasan ketersediaan blanko dan tinta.

Kendala Sarana Prasarana

Meski berusaha memberikan pelayanan maksimal, Kadisdukcapil mengakui adanya kendala teknis.

Sarana dan prasarana yang digunakan saat ini mayoritas merupakan pengadaan tahun 2013 yang belum mengalami peremajaan akibat dampak efisiensi anggaran.

"Kami ingin melayani lebih cepat, namun kondisi perangkat kami memang sudah cukup lama. Kami tetap berupaya optimal di tengah keterbatasan," tambahnya.

Cerita Warga: Urus KTP untuk Kuliah

Salah satu warga asal Margasari, Sulastri, mengaku baru sempat mengurus KTP-el miliknya karena kesibukan selama masa Lebaran. Ia membutuhkan dokumen tersebut sebagai syarat melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan.

"Kemarin baru perekaman, dan hari ini sudah jadi. Cuma satu hari. Saya langsung datang ke kantor karena pembuatan KTP bagi pemula seperti saya belum bisa dilakukan secara online" ungkap Sulastri.

Pihak Disdukcapil terus mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan online guna mengurai antrean di kantor fisik, kecuali untuk layanan yang memerlukan kehadiran fisik seperti perekaman biometrik KTP-el dan KIA. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Sussie
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banjar, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.