Dinsos PPPA Kota Banjar Bergerak Cepat Tangani Warga Rentan Kesehatan di Mekarsari
Langkah ini diambil merespons keluhan warga penderita saraf kejepit bernama Andi yang belum tersentuh bantuan sosial akibat lonjakan data desil kemiskinan (tercatat di Desil 9).
BANJAR – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Banjar memastikan akan turun tangan menangani kondisi warga rentan kesehatan di Lingkungan Cimenyan, Kelurahan Mekarsari.
Langkah ini diambil merespons keluhan warga penderita saraf kejepit bernama Andi yang belum tersentuh bantuan sosial akibat lonjakan data desil kemiskinan (tercatat di Desil 9).
Kepala Dinsos PPPA Kota Banjar, Hani Supartini, mengonfirmasi bahwa penanganan awal dari sektor kesehatan telah dipastikan aman.
Setelah dilakukan pengecekan data, kartu BPJS Kesehatan milik warga bersangkutan terpantau sudah dalam status aktif untuk mendukung proses rujukan medis.
"InsyaAllah perawatan kesehatannya akan dilayani dengan baik oleh BPJS Kesehatan karena datanya sudah aktif," ujar Hani.
"Kami juga sudah mendapat informasi bahwa yang bersangkutan harus segera dirujuk ke RSUD Margono, sehingga kami akan berkoordinasi langsung dengan pihak Dinas Kesehatan," lanjutnya.
Langkah Penanganan Dinsos PPPA Kota Banjar, diterangkan Hani, antara lain:
- Aktivasi Jaminan Kesehatan: Memastikan perlindungan medis dasar melalui kepesertaan BPJS Kesehatan aktif.
- Asesmen Pekerja Sosial: Menugaskan tim pekerja sosial (Peksos) ke lapangan guna mendata kebutuhan riil dan kelanjutan asesmen warga.
- Penyaluran Bantuan Darurat: Mengandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Banjar untuk pemenuhan kebutuhan mendesak secara cepat.
- Tindak Lanjut Administrasi: Mengajukan penyesuaian data dan usulan bantuan sosial susulan setelah kelengkapan berkas terpenuhi.
Terkait kendala lonjakan desil yang menghambat masuknya bantuan sosial reguler, Dinsos PPPA berjanji akan memverifikasi ulang data faktual di lapangan.
Pihaknya terus berkomitmen mendampingi warga rentan agar mendapat penanganan medis optimal sekaligus dukungan logistik yang diperlukan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.