Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Perum Doboku Ligar Kota Banjar Hangus Terbakar
Berbagai perabotan rumah tangga, berkas dokumen penting, handphone, hingga sebuah laptop berisi data-data penting yang berada di dalam rumah tak sempat diselamatkan dan hangus terbakar.
BANJAR – Sebuah rumah di kawasan Perum Doboku Ligar, Blok C 15 RT 06/RW 11, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, ludes dilahap si jago merah pada Kamis (2/7/2026) sekira pukul 15.00 WIB.
Rumah tersebut diketahui milik seorang warga bernama Wahyudin (53) dan istrinya, Rina.
Diungkap Ading, salah satu tetangga korban bahwa saat api mulai membesar, pemilik rumah sedang berada di tempat kerja dan anak bungsunya yang masih berstatus pelajar SMP sedang tertidur lelap dikamarnya.
"Beruntung, saat kejadian ada teman-temannya dan warga sekitar yang dengan sigap membangunkan anak tersebut, lalu segera membawanya keluar dari rumah sehingga ia berhasil selamat," tuturnya.
Khawatir api merembet ke rumah-rumah tetangga, warga kemudian menghubungi Pemadam Kebakaran untuk membantu penanganan pemadaman api yang sudah terlanjur membesar dan melahap bangunan permanen tersebut.
Damkar Prioritaskan Sekat Rambatan Api
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Aam Amijaya, mengonfirmasi kejadian tersebut.
Begitu menerima laporan, pihak Damkar langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk menjinakkan api.
Mengingat lokasi kebakaran berada di area perumahan yang padat dan posisi bangunan saling berdempetan, tim Damkar BPBD Kota Banjar langsung mengambil langkah taktis guna mencegah dampak yang lebih luas.
"Kami melakukan penyekatan dan memadamkan titik api yang berpotensi merembet ke rumah tetangga. Api berhasil dijinakkan secara total dalam waktu sekitar 1 jam setelah petugas tiba di lokasi," bebernya.
Kerugian Materiil dan Dugaan Penyebab
Kebakaran ini menyapu bersih seluruh bangunan rumah beserta isinya.
Berbagai perabotan rumah tangga, berkas dokumen penting, handphone, hingga sebuah laptop berisi data-data penting yang berada di dalam rumah tak sempat diselamatkan dan hangus terbakar.
Berdasarkan keterangan pemilik rumah yang selaras dengan hasil pemeriksaan tim Damkar, diduga kuat api berasal dari korsleting (hubungan pendek) arus listrik dari lampu yang berada di gudang berisi kertas-kertas dokumen.
Pemilik rumah mengakui bahwa salah satu lampu di rumahnya memang kerap bermasalah akhir-akhir ini.
"Titik api diduga pertama kali muncul dari gudang yang berada di kamar depan. Di dalam gudang tersebut banyak tersimpan dokumen dan kertas-kertas, sehingga saat terjadi korsleting, api dengan sangat cepat menyambar barang-barang yang mudah terbakar tersebut," jelas Aam.
Rencana Korban Pasca-Musibah
Wahyudin mengaku syok saat pulang dan mendapati rumahnya sudah dalam kondisi hangus terbakar dan meluluhlantakan semua harta bendanya. Kerugian material disebut Wahyudin mencapai Rp200 jutaan.
Akibat seluruh bangunan rumahnya yang tak tersisa, Wahyudin beserta keluarga berencana untuk mengungsi sementara waktu ke rumah mertuanya.
"Nanti kami akan mencari rumah kontrakan dulu sembari menunggu proses pembangunan kembali rumah," pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.