Syawalan Warga Pati di Yogyakarta, Wawali Wawan Harmawan Dorong Kolaborasi Antar Kota
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan saat menghadiri Syawalan dan Halal Bihalal Komunitas Pati di Yogyakarta (Kompayo)di Gedung PDHI, Kota Yogyakarta. (FOTO: Pemkot Yogyakarta)

Syawalan Warga Pati di Yogyakarta, Wawali Wawan Harmawan Dorong Kolaborasi Antar Kota

Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa kental saat ratusan warga asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Komunitas Pati di Yogyakarta (Kompayo) menggelar acara Syawalan dan Halal Bihalal di Gedung PDHI, Kota Yogyakarta, Minggu (20/4/

TIMES Banjar,Minggu 20 April 2025, 19:49 WIB
450.9K
A
A Riyadi

YOGYAKARTASuasana hangat penuh kekeluargaan terasa kental saat ratusan warga asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Komunitas Pati di Yogyakarta (Kompayo) menggelar acara Syawalan dan Halal Bihalal di Gedung PDHI, Kota Yogyakarta, Minggu (20/4/2025).

Tak tanggung-tanggung, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, hadir langsung menyapa warga perantauan tersebut, sekaligus menyampaikan pesan penting soal potensi besar kolaborasi antardaerah.

“Kehadiran panjenengan semua menjadi kekuatan sosial bagi Kota Yogyakarta. Kita perlu membangun sinergi kuat, khususnya dalam peningkatan SDM dan sektor perdagangan," ujar Wawan dalam sambutannya.

Wawan menilai warga Pati yang kini berdomisili, belajar, hingga berwirausaha di Yogyakarta punya peran penting dalam mendorong pembangunan kota, terutama dari sisi ekonomi kerakyatan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan Kompayo yang selama ini aktif di berbagai kegiatan sosial.

“Yogyakarta terbuka untuk berkolaborasi. Kami percaya, dengan semangat guyub rukun, kita bisa saling memperkuat dan tumbuh bersama,” imbuhnya.

Acara tahunan ini dihadiri oleh lebih dari 300 orang anggota Kompayo, mulai dari mahasiswa, pelajar, pelaku UMKM, hingga tokoh masyarakat. Momen Syawalan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tapi juga menjadi ruang strategis membangun jaringan antarwarga Pati dan Pemkot Yogyakarta.

Yang tak kalah menarik, beragam kuliner khas Pati seperti nasi gandul, soto kemiri, dan es coro ikut disajikan, membangkitkan nostalgia kampung halaman di tengah perantauan.

Ketua Umum Kompayo, Senawi, menyampaikan bahwa Kompayo bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi juga tempat saling mendukung dalam bidang pendidikan, sosial, dan ekonomi.

“Kami ingin Kompayo menjadi komunitas yang guyub, rukun, migunani (bermanfaat), dan wilujeng (sejahtera). Kolaborasi seperti ini bisa menjadi jembatan antara warga Pati dan pemerintah daerah,” jelasnya.

Senawi berharap kegiatan serupa bisa terus digelar secara rutin dan melahirkan sinergi yang berkelanjutan demi kemajuan bersama. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:A Riyadi
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Banjar, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.