Muat 600 Dus Air Mineral, Truk Terguling di Simpang Lampu Merah Parungsari Banjar
Truk bermuatan 600 dus air minum terguling di lampu merah Parungsari, Kota Banjar, diduga karena kelebihan muatan dan jalan bergelombang. Tak ada korban, polisi cepat evakuasi.
BANJAR – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Siliwangi, Lingkungan Parungsari, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (6/6/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB.
Satu unit truk yang mengangkut ratusan dus air minum kemasan terguling tepat di area lampu merah dekat SPBU Parungsari. Diduga kuat kendaraan roda enam tersebut kehilangan keseimbangan akibat kelebihan muatan saat melintasi jalan miring di lokasi kejadian.
Sopir truk, Dida (57), warga Manonjaya, Tasikmalaya, menjelaskan bahwa dirinya baru saja mengangkut muatan berupa 600 karton air minum kemasan botol dari gudang utama.
Rencananya, muatan tersebut akan diantarkan menuju gudang yang berada di kawasan Pintusinga.
"Saya rencananya mau pulang ke Manonjaya, dan truk mau disimpan di Pintusinga," ungkap Dida di lokasi kejadian.
Dida menambahkan, selain faktor beban muatan yang berat, kondisi infrastruktur jalan juga turut menjadi pemicu kecelakaan. Struktur jalan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dinilai bergelombang dan memiliki kemiringan yang tidak rata, sehingga menyebabkan truk oleng lalu terbalik.
Respons Cepat Kepolisian dan Evakuasi
Kasat Lantas Polres Banjar AKP Priyo Sumbodo melalui Kanit Gakkum Ipda Rifqi Faturrohman membenarkan terjadinya kecelakaan tunggal tersebut. Pihak kepolisian langsung menerjunkan personel ke lokasi untuk mengamankan situasi.
"Kami langsung melakukan penanganan dengan pengaturan lalu lintas di TKP, serta mengangkut ratusan dus karton ke pinggir jalan agar tidak terjadi kemacetan yang mengular akibat tumpahan muatan truk tersebut," ujar Ipda Rifqi.
Selain mengevakuasi muatan air minum, petugas kepolisian dibantu warga setempat bergotong royong membersihkan aspal. Hal ini dilakukan karena adanya tumpahan bahan bakar solar yang bercampur oli dari mesin truk yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lain jika tidak segera dibersihkan.
Kondisi Terakhir Lalu Lintas
Proses evakuasi truk berjalan cukup cepat. Polisi mengerahkan satu unit mobil derek untuk mengembalikan posisi truk ke kondisi semula.
"Truk berhasil kami evakuasi menggunakan mobil derek. Lalu lintas kembali normal setelah hampir satu jam proses evakuasi dilakukan," pungkas Ipda Rifqi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Sopir truk dilaporkan selamat dan hanya mengalami syok ringan. Kasus ini kini dalam penanganan Satlantas Polres Banjar untuk pemeriksaan lebih lanjut. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik đŸ‘‰ Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.